Minggu, 28 Agustus 2011

Tentang Ust Yusuf Mansur

Kisah Ustad Yusuf Mansur Menemukan Tuhan

Hikmah itu datangnya dari mana saja.....

Beberapa hari yang lalu, di stasiun TV One secara nggak sengaja saya melihat ada Ustad Yusuf Mansur. Kebetulan waktu itu habis sholat tarawih dan ingin santai sejenak. Wah kebetulan nih ada ceramahnya ustad Yusuf mansur…pikirku. Ternyata bukan ceramah….melainkan kisah tentang tokoh….yang selalu ditayangkan oleh tv One setiap kamis malam.

Waktu itu ustad Yusuf Mansur berkisah tentang perjalanan hidupnya yang penuh dengan masalah. Dililit hutang banyak.... Ditagih sana sini…sampai akhirnya masuk penjara 2 kali. Wah pokoknya betul-betul lengkap deh…kata ustad Yusuf Mansur waktu itu.


Di tengah acara tiba-tiba datang seorang sahabat ustad Yusuf mansur…yaitu Mucele….yang biasa tampil di acara Republik Impian. Saat itu Ustad Yusuf Mansur memeluk sang sahabat…yang katanya betul-betul sahabat sejati. Karena Mucele ini……selalu menemani Ustad Yusuf Mansur baik dikala susah maupun senang…tapi waktu itu …banyak susahnya katanya.

Pernah suatu saat Mucele diajak oleh Ustad Yusuf mansur ke suatu tempat kemana gitu….Si Mucele ini nggak pernah nanya mau kemana …pokoknya kalau di ajak ustad Yusuf mansur ….mau aja. Tiba-tiba dalam suatu perjalan kedua orang yang mengendarai sepeda motor baru milik Mucele ini…..menabrak trotoar. Saking kerasnya tabrakan itu…sampai-sampai ustad Yusuf Mansur terpental jauh sampai ke tengah jalan…..dan pingsan. Sedangkan Mucele…masih sadar di dekat motornya. Waktu itu Mucele hanya berpikir …waduuuh…gimana nasib Ustad Yusuf mansur yah…..secara refleks dia langsung menggeser tubuh ustad Yusuf Mansur ke pinggir jalan dan sambil menunggu bantuan.

Akhirnya Ustad Yusuf Mansur di bawa ke sebuah rumah sakit swasta di Jakarta. Nah…pas di Rumah sakit itulah ustad Yusuf mendapatkan hikmah yang luar biasa besarnya.

Rupanya sebelum kejadian kecelakaan tersebut…pikiran ustad yusuf mansur dipenuhi dengan beban hutang dan masih banyak masalah lainnya yang sangat berat waktu itu. Sehingga waktu mengendarai sepeda motor menjadi tidak konsentrasi dan akibatnya terjadilah kecelakaan itu. …..Tapi justru karena kecelakaan itulah…katanya membawa hikmah yang luar biasa kepada dirinya.

Bagaimana kecelakaan kok malah membawa hikmah…?

Ceritanya begini. Sewaktu dia di rawat di Rumah Sakit tersebut...di sbelah ustad yusuf mansur ada seorang yang sedang didoakan oleh pastur atau pendeta. Sang Pendeta ini berkata kepada pasien yang di sebelah ustad Yusuf mansur tersebut....” Apapun kondisi anda ....seberat apapun beban hidup dan sakit yang anda derita ....Yakinlah bahwa Tuhan itu sangat besar kuasa Nya. Dia bisa menyembuhkan dan membawa kebaikan kepada siapapun yang dikehendaki Nya dalam sekejab...”

Waktu itu Ustad Yusuf Mansur, dari kata-kata sang pendeta itu dia terjemahkan di dalam pikiran nya sendiri sebagai berikut: ” Seberapa besarpun beban hutang saya....saya harus yakin bahwa Alloh Maha kuasa untuk melunasi Nya. Asalkan saya percaya dan tawakkal kepada Nya....Oh Iya...ya...kenapa selama ini saya melupakan Alloh. Kenapa saya tidak mengharapkan pertolongan Alloh dan menganggap bahwa semua masalah ini bisa saya selesaikan sendiri. Sungguh saya termasuk orang yang lupa......dst. Ustad Yusuf Mansur menangis tersedu-sedu.

Begitulah petunjuk Alloh datang melalui lisan seorang Pendeta. Memang hidayah Alloh itu datangnya bisa dari mana saja. Asalkan kita mau membuka hati dan pikiran kita...maka kita akan mendapat petunjuk yang tidak disangka-sangka. Bahkan para kaum sufi jaman dulu....hanya lewat desiran angin mereka sudah merasakan kebesaran Alloh. Jalaludin Ar Rumi...mendengarkan bunyi2 an seruling atau bahkan ketukan palu...pun...sudah bisa menggetarkan hatinya akan kebesaran Alloh. Maka seperti itulah akhirnya yang terjadi pada diri ustad Yusuf mansur.

Mulai saat itu dia bertekad untuk selalu melaksanakan perintah Alloh dan meminta pertolongan kepada Alloh. Sampai akhirnya dia sadar akan kesalahan selama ini.

Wah berarti sudah insaf ya ustad...? belum juga . Ternyata perjalanan masih berliku. Ustad Yusuf mansur sempat masuk penjara lagi. Dan didalam penjara inilah ......keajaiban sedekah dia terapkan. Ceritanya begini....pernah suatu saat ustad Yusuf mansur mempunyai sepotong roti. Pas dia mau makan...ternyata dia melihat di tembok penjara ...ada sederetan semut. Kemudian dia secara spontan tergerak untuk memberikan rotinya kepada semut. Sambil berkata,” Semut, kamu sudah saya beri roti yang cuman satu ini...... tolong doakan saya biar mendapat rezeki yang banyak dan barokah ya...!”. Begitu doa ustad Yusuf mansur saat itu.

Teryata apa yang diharapkan ustad Yusuf mansur terkabulkan. Karena tidak seberapa lama...tiba-tiba saja si penjaga penjara bertanya kepadanya,” Hai Ucup..kamu sudah makan belum...? kalau belum nih saya kasih ayam goreng”. Waktu itu ustad Yusuf mansur sangat bersyukur pada Alloh yang telah mengabulkan doanya. Mulai saat itu akhirnya ustad Yusuf Mansur sangat percaya dengan kekuatan sedekah.

Demikian yang dapat aku sampaikan ada kurang lebihnya saya mohon maaf. Karena ini hanya berdasarkan pemahaman saya tatkala melihat tayangan tv one tersebut.

Bila anda ingin mendapatkan ebook review ceramah ustad Yusuf mansur silahkan

Sabtu, 27 Agustus 2011

Beberapa Khasiat tanaman kampung

1. Daun Sirih

undefined
Sudah sejak lama dikenal berkhasiat sebagai antiseptic jugha mengandung zat-zat aktif yangt mampu mengusir bau badan yang disebabkan oleh bakteri atau jamur. Mengandung bahan kimia di dalam minyak atsirinya : al. kadinen, kavikol, seneol, eugeol, karvakol dan zat samak.
Cara pakai : Beberapa helai daun sirih direndam dalam air panas, setelah dingin airnya diminum. Atau daun sirih dihaluskan bersama kapur sirih lalu di oleskan di ketiak


2. Daun Beluntas

undefined
Biasa ditanam sebagai tanaman pagar dan mempunyai sifat khas berbau langu dan rasanya getir. Daun dan bunga bluntas mengandung alkali yang bertindak sebagai antiseptic. Kandungan kimia al. amino (leusin, isoleusin, triptofan, treoin), lemak, kalsium, fosfor, besi, vitamin A dan C.
Cara Pakai : dimakan sebagai lalap mentah atau dikukus, boleh juga minum rebusan airnya.
Efek samping : dapat menurunkan suhu tubuh dan mendinginkan badan, dengan begitu banyak keringat yang keluar dan suhu tubuh menjadi turun.


3. Daun kemangi

undefined
Mengandung antiseptic
Cara pakai : Dilalap mentah, biasanya menjadi pelengkap lalap pecel lele.
Efek samping : meningkatkan selera makan. Jika dikonsumsi 1 genggam pagi dan sore selama masa haid maka BB yang sering menghinggapi perempuan haid akan berkurang.


4. Rimpang Temulawak


Kandungan kimia al. sapomin, flavioinoida dan minyak atsiri
Cara Pakai : minum rebusan rimpang temulawak yang telah diiris halus, air perasan temulawak parut yang ditambahkan sedikit madu. Parutan rimpang temulawak dapat juga dibalurkan keseluruh hingga mengering.



5. Bunga Kecombrang (Nicolaia sp.)

undefined
menganduing Sapomin, flavoinoida dan polifenol
Cara Pakai : daun muda dan bunga di masak dan dimakan sebagai teman lauk. Di daerah tertentu dimasak sebgai sayur lodeh.



6. Jeruk Purut


Cara pakai : Minum sari campuran kulit jeruk purut dengan sebatang kencur dihaluskan bersama dengan air secukupnya


7. Jeruk Nipis


Cara pakai : Air perasan jeruk nipi s dicampur kapur sirih dibalurkan di ketiak



8. Jahe (zingiber Officinale)


Sebagian besar orang India percaya kalau rajin mengkonsumsi Jahe bisa membuat badan sesorang menebarkan aroma sedap. Menurut Pen Chao Cing dari kaisar Shen Nong (3000 SM), jahe segar dapat dapat menghilangkan bau badan sekaligus mendekatkannya pada aura spiritual
Cara pakai : diminum sebagai Wedang jahe


9.Ketimun/mentimun (Cucumis sativus)


Cara pakai : Sari buah ketimun muda digosokkan ke ketiak setiap habis mandi



10. Cengkeh (Uegenia aromatica)

undefined
Cara pakai : beberapa kuntum bunga cengkeh direndam sehingga mengembang kemudian airnya diminum.
Efek samping : Air rebusan beberapa kuntum cengkeh dicampur gula merah dapat pula menjadi minuman segar dan menghangatkan dikala hujan.

Minggu, 07 Agustus 2011

RENUNGAN ROMADHON ( Tafakkur menjelang tidur )

Nafsu dibulan Puasa

“Hikmah Bulan Suci Ramadhan ini, kita dilatih untuk menahan nafsu, baik nafsu makan, minum dan jima’ atau behubungan suami isteri di siang hari. Selain itu, kita harus menjaga hati, lisan dan semua anggota badan kita untuk tidak melakukan hal-hal yan melanggar agama. Melalui puasa orang-orang yang beriman diharuskan mampu manjaga syahwat duniawi untuk menuju ketaqwaan, sesuai dengan Al-Quran Suroh Al-Baqarah ayat 183,” kata Kiai Endri saat menyampaikan kultum di masjid kami di hari pertama Bulan Ramadhan. Kiai Endri kemudian membacakan ayat Al-Qur’an dengan fasih.
Usai shalat tarawih, sebagian jamaah pulang. Sebagian lagi masih duduk, sambil menikmati hidangan yang disediakan oleh jamaah pengajian ibu-ibu sore tadi. Diantara mereka kemudian melakukan tadarus. Saya dan jamaah lain memilih duduk di pojok samping ruang imam, berbincang seadanya.
“Aku ini kalau sedang puasa, seleranya berubah?” kata Wak Ali yang tampak lahab memakan beberapa kue di hadapannya.
“Berubah bagaimana, Pak?” tanya saya memancing pembicaraan.
“Kalau makan di bulan puasa ingin yang enak-enak. Waktu buka puasa mesti ada es cendol, kolak dan gorengan. Nah, kalau sudah ada itu, buka puasa itu semangat,” katanya tanpa malu-malu.
“Sama dengan aku, Pak. Kalau sahur, kalau lauknya tidak enak aku malas bangun. Makanya setiap bulan puasa aku suruh isteriku untuk menyiapkan lauk yang enak, supaya aku semangat bangun makan sahur,” kata Wak Kias menimpali.
“Wah, kalau begitu anggaran pengeluaran jadi bertambah, Pak?!” tanya yang lain. “Itu resiko, Pak,” jawabnya pendek.
“Kamu ini bukan menahan hawa nafsu, tetapi mengumbar hawa nafsu,” kata Wak Sal ditingkahi dengan gelak tawa jemaah lainnya.
“Itu kan cara aku memuliakan Bulan Puasa,” katanya membela diri.
“Tapi memuliakan itu bukan dengan begitu, Pak. Macam kita sekarang, rajin ke masjid, membaca Al-Quan dan menambah ibadah, itu memuliakan Ramadhan,” Wak Sal mengutip kalimat ustadz.
“Itulah, Pak, satu kesalahan besar di sebagian jamaah kita,” saya menyela pembicaraan. Sebagian orang terkejut dengan kalimat saya. Bukan karena heran, tetapi karena saya termasuk warga baru yang malam itu muncul di tengah jamaah.
“Kesalahan? Maksud kamu?” tanya yang lain.
“Salahnya kita, di Bulan Puasa ini bukan menekan anggaran dan selera makan, sebagaimana kata Pak Ustadz, kalau Ramadhan itu untuk melatih kita menahan hawa nafsu bukan malah mengumbar. Tetapi buktinya, hampir di setiap rumah kita, keuangan rumah tangga di Bulan Ramadhan malah meningkat jauh lebih tinggi dari pada di bulan lain. Ini baru dari keuangan, belum lagi perilaku lain! Apalagi menjelang lebaran. Kalau ini yang terjadi, makna puasa yang selama ini kita lakukan menjadi rutinitas saja. Makanya kata Nabi, diantara orang yang berpuasa ada yang hanya mendapat lapar dan haus, sementara puasanya hanya sebatas gugur kewajiban tidak berarti apa-apa atau sia-sia,” kata saya mengutip salah satu hadits yang pernah saya dapat di sebuah pengajian.
“Jadi puasa kita batal, begitu?” tanya jamaah lain.
“Secara syariat, tidak batal. Sebab selama memenuhi syarat dan rukunnya, membaca niat, tidak makan dan minum, tidak melakukan hubungan suami isteri di siang hari, puasa kita tetap sah. Ini secara syariat. Tetapi secara hakikat, kadar prestasi puasa kita menjadi berkurang. Kalau kita umpamakan pahala itu emas, yang seharusnya kita mendapat prestasi 10 kali lipat emas, tetapi karena kita mengumbar hawa nafsu saat berbuka dan sahur, emas tadi berubah menjadi 10 kali lipat bola, bukan emas. Jumlahnya tetap sama, tetapi kualitasnya bendanya yang berbeda,” kata saya membuat analogi. “Bahkan di kalangan sufi, menanyakan makanan apa yang akan disajikan saat berbuka dan sahur, bisa membuat puasanya batal. Ini bukan pada syariatnya, lho, tetapi pada sisi hakikat, makna dan kadar pahala puasa itu yang menjadi berkurang,” saya mengutip beberapa kisah sufi.
“Aku juga kadang-kadang berpikir, kenapa di Bulan Ramadhan selera makan kita bukan malah berkurang tetapi malah bertambah,” kata Wak Ali lagi.
“Itu yang disebut syahwat puasa, Pak. Puasa, tetapi dari sebagian orang belum sanggup memuasakan dirinya dari hal-hal yang sebenarnya merusak makna puasa itu sendiri. Dalam kesehariannya mengumbar nafsu tidurnya. Mengumbar nafsu makannya, tanpa sadar untuk berbagi pada orang lain,” saya menimpali.
“Tapi kalau kita membeli gorengan, Es Dogan dan makanan lain, kan sama saja kita berbagi pada pedagang. Aku pikir kita juga dapat pahala,” Wak Ali membela diri.
“Tapi sekedarnya saja. Kalau berlebihan, bukan jadi manfaat, tapi jadi mudharat,” tukas yang lain setengah mengingatkan Wak Ali.
“Tapi kata Pak Ustadz, di Bulan Suci ini syetan dibelenggu, dirantai supaya tidak membangkitkan syahwat dan nafsu manusia. Tetapi kok masih banyak orang yang mengumbar nafsu, terutama saat berbuka,” ujar Wak Ali melebarkan tema dialog.
“Syetan itu memang dibelenggu, Pak. Dan itu Allah yang membelenggu. Tetapi manusia secara tidak sengaja melepasnya lagi, sehingga dia kembali berkeliaran. Jadi yang salah siapa? Allah sudah merantai syetan dan iblis, pintu sorga dibuka, tetapi manusia sendiri yang melepaskan rantai itu. Jadinya ya begitu. Meski di Bulan Ramadhan, masih banyak manusia yang melakukan dosa, dan itu karena manusianya sendiri yang melepaskan iblis, bukan salah Allah,” saya menjelaskan.
“Kalau kita mau sadar, dengan puasa ini, Allah sedang memanusiakan manusia. Artinya manusia itu dikembalikan pada posisinya yang sebenarnya. Coba kita lihat, manusia kalau sudah lama menahan lapar, ternyata manusia itu benar-benar rakus saat melihat makanan. Kalau sudah kekenyangan, pasti mata jadi ngantuk. Kemudian lelap dalam kenyang, lupa dengan tanggungjawabnya pada orang lain. Di Bulan Puasa, Allah sedang ingin memperlihatkan jati diri setiap hamba-Nya. Kita tahu kan, syetan dan iblis sudah dirantai, tetapi manusia sendiri yang melepaskannya. Ya, itulah watak sebagian saudara kita. Jadi kalau ingin melihat perilaku manusia yang sebenanya ya di bulan puasa ini, Pak” kata saya menyambung kalimat sebelumnya. Wak Ali agak tidak enak dengan kalimat saya.
“Kamu itu menyidir aku,” tukas Wak Ali.
“Jangan marah, Pak. Ini kan kita sedang ngobrol. Hitung-hitung dengar tausiyah. Kalau kamu tersinggung, kamu sama saja sedang melepas syetan dari belenggu,” tukas yang lain ditingkahi dengan gelak tawa.

cerita ini mudah - mudahan menjadi pengingat buat kita dan menyadarkan kita akan prilaku puasa kita selama ini

Selasa, 02 Agustus 2011

ROMADHON PENUH AMPUNAN


Kewajiban Puasa Ramadhan

Tafsir Surat Al Baqarah ayat 183-185


Allah SWT berfirman:

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, (yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), Maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, Maka Itulah yang lebih baik baginya. dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu Mengetahui. (beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, Maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), Maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur. (QS. Al Baqarah 183-185)

Tafsir

Allah SWT mewajibkan umat Islam menjalankan ibadah shaum pada bulan Ramadhan, sebagaimana telah diwajibkan pada umat-umat terdahulu. Imam at Thabari dalam tafsirnya Jami’ul Bayan meriwayatkan dari Ad Duyyi bahwa ia berkata: Diwajibkan atas kaum Nasrani berpuasa di bulan Ramadhan dan diwajibkan atas mereka agar tidak makan dan tidak minum sesudah tidur serta tidak boleh mengawini perempuan pada bulan itu sehingga mereka merasa berat melaksanakan shaum di bulan Ramadhan. Maka mereka mengganti pelaksanaan shaum itu pada musim semi (antara musim panas dan musim dingin) dan mereka tambah bilangan hari puasanya 20 hari sebagai kafarat sehingga mereka berpuasa 50 hari. 

Kewajiban shaum di bulan Ramadhan ini berlaku bagi kaum muslim yang mukim dan sehat. Sedangkan bagi orang yang sakit dan bepergian diberikan keringanan (rukshoh) untuk tidak melaksanakan ibadha shaum dan menggantinya pada bulan lain sebanyak hari yang ditinggalkannya. Syaikh Muhammad Ali Ashabuni dalam Shafwatut Tafasiir menerangkan: adapun orang yang bila melaksanakan puasa penuh keberatan dan kesulitan (walladzina yuthiquunahu) lantaran usia yang sangat tua dan kelemahan fisik yang sangat seperti orang sakit yang sulit diharapkan kesembuhannya kembali, maka dia dibebaskan dari kewajiban shaum dan wajib membayar fidyah, yakni memberi makan seorang fakir miskin sehari. Disunnahkan bila dia memberi makan lebih dari seorang fakir miskin setiap hari.  Namun Allah SWT menegaskan bahwa bagi orang-orang yang mendapatkan rukhshoh di atas, melaksanakan shaum itu sebenarnya lebih baik daripada berbuka dan membayar fidyah jika mereka mengetahui pahala dan keutamaan shaum.

Kewajiban shaum dalam beberapa hari yang tertentu itu adalah pada bulan Ramadhan, bulan dimana Al Quran pertama kali diturunkan ke bumi (QS. Al Alaq 1-5). Dimana Al Quran merupakan petunjuk buat manusia karena di dalamnya terdapat petunjuk dan penjelasan yang membedakan antara yang haq dan yang batil. Maka siapa saja yang hadir (mukim di tempat tinggalnya) hendaknya dia melaksanakan kewajiban shaum itu. Menurut Ash Shabuni (idem), Allah SWT mengulangi kalimat waman kana minkum maridhan au ala safarin fa’iddatun min ayyamin ukhar (dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan lalu ia berbuka, Maka wajiblah baginya berpuasa, sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain.) adalah agar tidak ada yang berilusi bahwa lafazh ayat tersebut telah dinasakh oleh lafazh faman syahida minkumus syahra, sehingga dianggap hilang hukum rukshoh tersebut.
   
Hikmah Shaum

Allah SWT mewajibkan ibadah shaum kepada kita dengan ditutup kalimat la’allakum tattaquun..artinya hikmah pelaksanaan ibadah shaum adalah untuk menghasilkan sifat taqwa pada diri orang-orang yang melaksanakannya. Agar mereka menjadi orang-orang muttaqin yang menjauhkan dirinya dari perkara-kara yang diharamkan oleh Allah SWT. Imam Qaffal berkata bahwa salah satu rahmat dan kasih sayang Allah kepada hamba-Nya adalah mewajibkan ibadah shaum sebagai media yang dapat menumbuhkan rasa taqwa.  Seandainya tidak diwajibkan, tentu akan hilang hikmah yang sangat mulia ini.  As Shabuni dalam Tafsir Ayatil Ahkam mengatakan bahwa kalimat la’allakum tattaquun..dalam ayat tersebut menunjukkan besarnya faedah dan hikmahnya yang sangat tinggi, yaitu membiasakan jiwa orang yang melaksanakan ibadah shaum untuk meninggalkan keinginan-keinginan nafsu yang dibolehkan demi melaksanakan perintah-Nya dan berharap pahala-Nya. Pembiasaan tersebut akan melahirkan jiwa taqwa yang ringan dalam meninggalkan apa-apa yang diharamkan Allah SWT. 

Kandungan Hukum

Berdasarkan ayat 185 dari Surat Al Baqarah di atas (faman syahida minkumus syahra fal yashumhu…),  maka siapapun muslim yang sedang bermukim di tempat tinggalnya pada bulan Ramadhan wajib melaksanakan shaum Ramadhan. 

Allah SWT memperkenankan bagi orang yang sakit dan safar atau bepergian untuk berbuka dalam bulan Ramadhan sebagai rahmat dan memberikan kemudahan. Sebagian besar fuqaha berpendapat bahwa sakit yang membolehkan berbuka adalah sakit yang berat yang dapat membahayakan jiwa, atau kalau diteruskan berpuasa malah akan menambah sakitnya, atau dikhawatirkan terlambat sembuhnya. Sedangkan bepergian yang membolehkan berbuka adalah bepergian jauh yang menurut kebiasaan dapat menyebabkan penderitaan. Ini menurut pendapat Imam madzhab yang empat. 

Imam Auzai berpendapat bahwa bepergian yang membolehkan seseorang berbuka adalah bepergian sehari. Alasannya, bepergian kurang dari sehari adalah bepergian dekat dan masih bisa digolongkan sebagai orang yang mukim. Lazimnya orang bepergian tidak mungkin pulang pada hari itu juga. Oleh karena itu, masa terpendek dari bepergian yang membolehkan puasa adalah sehari.   

Imam As Syafi’I dan Imam Ahmad berpendapat bahwa bepergian yang membolehkan seseorang berbuka  adalah selama dua hari dua malam dan jarak yang ditempuh kira-kira 16 farsakh (kira-kira 88,704 km). Sedangkan menurut Imam Abu Hanifah dan Ats Tsauri bepergian yang membolehkan puasa adalah bepergian selama tiga hari tiga malam dan jarak yang ditempuh adalah 14 farsakh (kira-kira 77,616 km). Menurut Imam Al Qurthubi  bahwa menurut riwayat dalam Sahih Bukhari bahwa Ibnu Umar r.a. dan Ibnu Abbas r.a. berbuka dan mengqashar sholat dalam perjalanan 4 barid, yaitu 16 farsakh (kira-kira 88,704km). 

Bagi orang yang bepergian, mana yang lebih utama, berpuasa ataukah berbuka? Tentu tergantung kondisi. Bilamana puasa itu membuatnya kepayahan, maka lebih baik berbuka. Dalilnya adalah di masa Rasulullah saw. ada seseorang yang di tengah jalan dijumpai Rasulullah sedang diguyur air dalam keadaan kepayahan. Ketika ditanya kenapa? Maka dijawab bahwa dia sedang shaum. Lalu Rasulullah saw. bersabda: “Tidak termasuk kebaikan berpuasa dalam bepergian”. 

Namun bila kondisi perjalanan tidak melelahkan dan tidak membuatnya kepayahan, maka berpuasa adalah lebih baik bagi orang yang bersangkutan. Berdasarkan firman Allah SWT: “Berpuasanya kalian lebih bagi kalian”.

Khatimah

Sudah selayaknya umat Islam menyegarkan kembali ingatan mereka terhadap hukum-hukum tentang ibadah shiyam dan qiyam di bulan Ramadhan, baik yang wajib, maupun yang sunnah, bahkan hal-hal yang makruh dan membatalkan puasa. Memang dalam menghadapi bulan Ramadhan, umat Islam harus mempersiapkan mental, intelektual, dan spiritual mereka agar bisasmengisi bulan yang penuh berkah itu dengan segala amal shalih yang utama.  Wallahua’lam Bisshowab !!!

SHOLAT TAHAJUD DAN DO'ANYA

Tata Cara Serta Do'a Shalat Tahajud

ILUSTRASI. (foto: Google)



Shalat Tahajud adalah shalat sunat yang dikerjakan pada waktu malam, dimulai selepas isya sampai menjelang subuh.
Jumlah rakaat pada shalat ini tidak terbatas, mulai dari 2 rakaat, 4, dan seterusnya.
A. Pembagian Keutamaan Waktu Shalat Tahajud
  • Sepertiga malam, kira-kira mulai dari jam 19.00 sampai jam 22.00
  • Sepertiga kedua, kira-kira mulai dari jam 22.00 sampai dengan jam 01.00
  •  
  • Sepertiga ketiga, kira-kira dari jam 01.00 sampai dengan masuknya waktu subuh.
B. Niat shalat tahajud:

Ushallii sunnatat-tahajjudi rak’ataini lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “Aku niat shalat sunat tahajud dua rakaat karena Allah”

C. Doa yang dibaca setelah shalat tahajud:

Rabbanaa aatina fid-dun-yaa hasanataw wa fil aakhirati hasanataw wa qinaa adzaaban-naar.

Artinya: “Ya Allah Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan hindarkanlah kami dari siksa api neraka.”

Dalam hadits Bukhari dinyatakan, bahwa rasulullah jika bangun dari tidurnya di tengah malam lalu bertahajud membaca doa:

اَللّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ لَكَ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، وَلَكَ الْحَمْدُ، أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَقَوْلُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ الْحَقُّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ، اَللّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَنْتَ إِلٰهِيْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ

Artinya: “Ya, Allah! Bagi-Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau yang mengurusi langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau Tuhan yang menguasai langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji dan bagi-Mu kerajaan langit dan bumi serta seisi-nya. Bagi-Mu segala puji, Engkau benar, janji-Mu benar, firman-Mu benar, bertemu dengan-Mu benar, Surga adalah benar (ada), Neraka adalah benar (ada), (terutusnya) para nabi adalah benar, (terutusnya) Muhammad adalah benar (dari- Mu), peristiwa hari kiamat adalah benar. Ya Allah, kepada-Mu aku pasrah, kepada-Mu aku bertawakal, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku kembali (bertaubat), dengan pertolongan-Mu aku berdebat (kepada orang-orang kafir), kepada-Mu (dan dengan ajaran-Mu) aku menjatuhkan hukum. Oleh karena itu, ampunilah dosaku yang telah lalu dan yang akan datang. Engkaulah yang mendahulukan dan mengakhirkan, tiada Tuhan yang hak disembah
kecuali Engkau, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang hak disembah kecuali Engkau”.
D. Setelah itu, perbanyaklah membaca istigfar sebagai berikut:

Astagfirullaahal azhim wa atuubu ilaiih

Artinya: “Kami memohon ampunan kepada Allah Yang Maha Agung dan kami pun bertaubat kepada-Nya”

E. Keutamaan Shalat Tahajud

Sahabat Abdullah bin Salam mengatakan, bahwa Nabi Muhammad saw bersabda:

“Hai sekalian manusia, sebarluaskanlah salam dan berikanlah makanan serta sholat malamlah diwaktu manusia sedang tidur, supaya kamu masuk Surga dengan selamat.” (HR Tirmidzi)

Bersabda Nabi Muhammad saw:

“Seutama-utama shalat sesudah shalat fardhu ialah shalat sunnat di waktu malam.” (HR Muslim)

Selain itu, Allah sendiri juga berfirman:

Pada malam hari, hendaklah engkau shalat Tahajud sebagai tambahan bagi engkau. Mudah-mudahan Tuhan mengangkat engkau ketempat yang terpuji. (QS Al-Isra: 79)

Dari Jabir r.a., ia barkata, “Aku mendengar Rasulullah saw. Bersabda: Sesungguhnya pada malam hari itu benar-benar ada saat yang seorang muslim dapat menepatinya untuk memohon kepada Allah suatu kebaikan dunia dan akhirat, pasti Allah akan memberikannya (mengabulkannya); dan itu setiap malam.” (HR Muslim dan Ahmad)

“Lazimkan dirimu untuk shalat malam karena hal itu tradisi orang-orang saleh sebelummu, mendekatkan diri kepada Allah, menghapus dosa, menolak penyakit, dan pencegah dari dosa.” (HR Ahmad)

F. Kiat Mudah Shalat Malam/Qiyamullail

Agar kita diberi kemudahan bangun malam untuk melakukan shalat malam, cobalah tips-tips berikut ini:
  1. Aturlah aktivitas di siang hari agar malamnya Anda tidak kelelahan. Sehingga tidak membuat Anda tidur terlalu lelap.
  2. Makan malam jangan kekenyangan, berdoa untuk bisa bangun malam, dan jangan lupa pasang alarm sebelum tidur.
  3. Hindari maksiat, sebab menurut pengalaman Sufyan Ats-Tsauri, “Aku sulit sekali melakukan qiyamullail selama 5 bulan disebabkan satu dosa yang aku lakukan.”
  4. Ketahuilah fadhilah (keutamaan) dan keistimewaan qiyamulail. Dengan begitu kita termotivasi untuk melaksanakannya.
  5. Tumbuhkan perasaan sangat ingin bermunajat dengan Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
  6. Baik juga jika janjian dengan beberapa teman untuk saling membangunkan dengan miscall melalui telepon atau handphone.
  7. Buat kesepakatan dengan istri dan anak-anak bahwa keluarga punya program tahajud bersama sekali atau dua malam dalam sepekan.
  8. Berdoalah kepada Allah swt. untuk dipermudah dalam beribadah kepadaNya.
Semoga dibulan penuh ampunan ini kita bisa meningkatkan Mutu Ibadah kita kepada Allah
http://sdiibnuhajar.blogspot.com
http://sdislamibnuhajar.blogspot.com
http://www.davit-entrepreneur-profit.blogspot.com

Pendeta kualat pembakar Al-Qur'an terbakar

Pendeta Pembakar Quran Akhirnya Tewas Mengenaskan

alt

Jakarta, suara-islam.com-- Hari ini telah ramai beredar kabar bahwa Bob Old, pendeta yang pembakar Alquran di belakang rumahnya, pada Sabtu 11 September lalu kini tewas terpanggang dalam kecelakaan mobil. Waktu itu Old membakar Al Qur'an bersama dengan pendeta Danny Allen.

"Pastur Bob dari Tennesse AS yang minggu lalu bakar Quran, mati terpanggang dalam kecelakaan mobil yang fatal. (www.firetrainingsite.com/article-pastor-bob-old-died-in-a-car-crash-sky-news.html)," demikian seperti dikutip dari salah situs forum terbesar di Indonesia, Senin (20/9/2010).

Ada beberapa situs lain yang mengangkat berita tewasnya pendeta pembakar Alquran dalam rangka memperingati tragedi 9/11 tersebut, antara lain :

1. Pastor Bob Old Died In A Car Crash (Sky News).
(Pastor Bob Old Tewas dalam Kecelakaan Mobil, Sky News)

2. Pastor Bob Old Of Tennessee (www.turntoislam.com).

3. Sky News This Morning

4. Pendeta Pembakar Alquran Tewas Terpanggang? (okezone.com)

Pastor Bob Old Of Tennessee Who Burnt A Quran Last Week Was Involved In A Fatal Car Crash Early This Morning He Died On The Spot In His Car Police Found A Box Of Matches And A Quran In His Glove Compartment (from turntoislam.com) Pastor Bob Old Of Tennessee Who Burnt A Quran Last Week Was Involved In A Fatal Car Crash Early This Morning He Died On The Spot In His Car Police Found A Box Of Matches And A Quran In His Glove Compartment (from turntoislam.com)


5. Pastor Bob In Tennessee US Burnt Two Korans (On Saturday News )

Pastor Bob In Tennessee US Burnt Two Korans On Saturday This Is A Book Of Hate Not A Book Of Love Pastor Bob Put Two Korans Into The Flames Danny Allan Is Watching Pastor Bob Old Burnt Two Copies Of The Koran In His Own Iv Just Heard That This Pastor Just Died In A Fatal Car Crash Reply Ivarfjeld Says September 17 2010 At 104 Pm Dear Abdul Shalom And Welcome To This Site Several Muslim Readers Have Tried To Publish This Kind Of Message Today (from wordpress.com)


Namun anehnya, setelah memposting berita tentang kabar kecelakaan pastor Bob, beberapa situs sumber berita tersebut langsung sulit diakses. 


Pembalasan Allah tidak terlintas dalam fikiran kita



MASJID TERBESAR DI WASHINGTON

WASHINGTON (Berita SuaraMedia)

Islamic Center of Washington, Masjid terbesar di Washington DC, tidak hanya menjadi destinasi favorit pengunjung dan warga Muslim setempat, tapi juga bagi banyak non-Muslim yang datang untuk menimba pengetahuan tentang agama Islam.
"Kami berusaha menyebarkan pengetahuan Islam seperti yang diajarkan oleh kitab suci Al Quran, melalui kebijaksanaan dan bimbingan yang baik," ujar Imam Abdullah M. Khiuj, direktur Islamic Center, kepada IslamOnline.net.
Masjid bersejarah itu, yang berlokasi di dekat jantung kota Washington di Massachusetts Avenue, adalah destinasi bagi orang-orang non-Muslim baik yang dari Amerika maupun luar untuk ikut serta dalam tur Masjid.
"Setiap hari kami menerima sekitar 10 hingga 600 pengunjung," ujar Imam Khouj.
Beberapa dari tur itu diadakan untuk para pejabat Departemen Luar Negeri yang akan ditugaskan di dunia Muslim atau untuk para pelajar yang akan belajar di negara Muslim.
"Mereka datang ke Islamic Center dan kami memberi mereka ceramah dan seminar mengenai situasi di Timur Tengah dan apa yang akan dihadapi serta bagaimana berperilaku di sebuah negara Muslim," jelas Imam Khouj.
Islamic Center ini adalah Masjid tertua di wilayah Metropolitan Washington.
"Pembangunan Masjid ini dimulai tahun 1947 dan dibuka untuk publik tahun 1952," ujar sang imam.
Ketika dibuka, Masjid ini menjadi tempat ibadah kaum Muslim yang terbesar di wilayah Barat.
Khouj mengatakan bahwa ide pembangunan Masjid pertama kali muncul di tahun 1944, ketika tidak ada satu Masjid pun di ibukota AS ini.
"Masjid itu adalah upaya kolaboratif dari kaum Muslim di sini dan duta besar-duta besar dari negara-negara Islam," jelasnya.
"Pada saat itu mereka sedang berada di upacara pemakaman seorang duta besar Turki  di mana mereka membahas kemungkinan memiliki sebuah tempat bagi kaum Muslim untuk mempraktikkan ajaran agamanya dan itulah bagaimana Masjid ini berdri."
Islamic Center itu dikelola oleh dewan direktur  yang terdiri atas semua duta besar dari negara-negara Muslim yang dipercaya oleh AS.
Selama tur, pengelola Masjid juga memberikan informasi tentang Islam, ajarannya, dan Nabi Muhammad serta menjawab berbagai pertanyaan dari pengunjung yang penasaran.
"Banyak yang menanyakan status Yesus Kristus dalam Islam, dan saya jawab bahwa kau tidak bisa menjadi seorang Muslim sejati jika kau tidak meyakini Yesus," ujar Abbassie Koroma, koordinator kunjungan kelompok.
"Yang lainnya menanyakan jika Islam bersifat toleran dan penuh damai lalu mengapa banyak Muslim yang menjadi teroris. Saya menjawab bahwa Islam tidak ada hubungannya dengan perilaku buruk individu."
Koroma berbicara setelah menyelesaikan sebuah tur untuk sekelompok pelajar dari sekolah Minggu Kristen yang mendengarkan dengan penuh seksama saat ia membahas lima rukun Islam dan apa artinya menjadi seorang Muslim.
"Kami datang ke sini karena saya ingin para murid memahami kaum Muslim dan agama mereka," ujar Tom Clumet dari sekolah Minggu itu.
Dean, salah satu murid, bergabung dengan tur itu karena sahabatnya adalah seorang Muslim dan ia ingin tahu lebih jauh tentang agama sahabatnya itu.
Ia terkesima ketika mendengar berbagai penjelasan yang diberikan.
"Informasi yang saya peroleh sangat berguna. Kini saya merasa telah tahu lebih banyak tentang Islam."
Seperti Masjid-masjid lainnya di seluruh AS, Islamic Center ini juga menawarkan berbagai jenis layanan bagi komunitas lokal.
"Tempat ini adalah pusat bagi setiap Muslim yang ada di wilayah ini," ujar Khouj.
"Kami mencoba untuk menjadi Islamic Center yang edukasional, kultural, dan sosial di samping sebagai tempat yang relijius."
Masjid tersebut memiliki sebuah perpustakaan yang sangat besar dengan berbagai buku tentang Islam serta kelas-kelas untuk pelajaran bahasa Arab, Al Quran, hukum Islam, dan subyek-subyek relijius lainnya.
"Sayangnya lahan yang tersedia tidak memungkinkan bagi kami untuk membangun sebuah sekolah di sini, namun kami berhasil membuka beberapa kelas pada hari Sabtu dan Minggu untuk murid-murid kelas enam."
Masjid ini juga terlibat dalam kehidupan sosial komunitas dan mencoba memecahkan beberapa dari persoalan yang mereka hadapi.
"Kami memberikan konseling pernikahan, kami membantu orang-orang memahami prosedur pemakaman dan penguburan, kami mencoba membantu orang-orang yang belum menikah untuk mencari pendamping hidup," ujar Imam Khouj.
"Kami membeli sebuah lahan pemakaman yang tersedia bagi kaum Muslim secara gratis, karena biaya pemakaman di AS sangat mahal."
Namun, layanan yang paling dibanggakan oleh Islamic Center ini adalah program dakwahnya.
"Kami menerima banyak orang yang masuk Islam di sini setiap bulannya," ujar Imam Khouj.
"Kami mengadakan seminar bagi para mualaf yang, demi untuk menjadi terlibat dengan agama barunya, harus memiliki pemahaman dan visi yang jelas dan tidak hanya sekedar mengikuti metode-metode tertentu."
Direktur Islamic Center ini juga menambahkan bahwa program outreach mereka telah meluas hingga ke luar Masjid.
"Kami memiliki partisipan yang membantu kami mengirimkan buku-buku ke institusi di seluruh AS, terutama di penjara-penjara di mana banyak orang yang ingin tahu tentang Islam," ujarnya.
"Dan kami menerima sejumlah surat dari para petugas penjara yang berterima kasih karena setelah masuk Islam perilaku para tahanan itu berubah dan mereka menjadi manusia yang lebih baik."
Khouj mempercayai bahwa membantu menyebarkan pesan Islam adalah peran utama dari setiap Masjid.
"Kami mengirim banyak orang ke sekolah-sekolah, organisasi, dan penjara untuk memberikan ceramah tentang Islam."
"Kami berusaha keras untuk berpegang pada agama kami dan mewakili Islam sebagaimana ia seharusnya diwakili."
 
Berda'wah dengan hikmah lebih mudah diterima dikalangan pemikir dan orang awam, teruskanlah berda'wah brother

PERSIAPAN UJIAN SKRIPSI

Skripsi adalah satu hal wajib yang harus ditempuh oleh seorang mahasiswa untuk mendapatkan gelar Sarjanaya, tulisan ini adalah sedikit ulasan berkenaan dengan keinginan dan kemauan saya untuk menyelesaikan gelar strata 1 yang belum diambil jutap setaga, seoga tulisan ini menjadi motivasi bagi saya pribadi saya sendiri, dan umumnya bagi para Pendidik yang belum menyelesaikan gelar sarjanaya, tetap semangat rekan - rekan semuanya.........................., hidup harus ada lika-likunya supaya ketika melihat kebelakang perjalanan kita, terlihat indah jadinya..................

     Banyak mahasiswa yang cemas ketika menghadapi ujian skripsi.  Kebanyakan mereka tidak tahu apa yang harus mereka pelajari sebagai persiapan mengahdapi ujian skripsi.  Karena skripsi itu adalah tulisan mereka sendiri, tentu saja mereka sudah tahu apa isinya.  Tetapi, mengapa banyak mahasiswa yang harus memperbaiki skripsinya sesudah ujian?  Bahkan ada yang tidak lulus?
     Artikel ini ditulis dengan harapan dapat membantu mahasiswa mempersiapkan diri dalam menghadapi ujian skripsi.  Artikel ini akan menguraikan beberapa pertanyaan yang umumnya diajukan oleh penguji dalam ujian skripsi.  Dengan mengetahui kemungkinan pertanyaan yang akan ditanyakan oleh penguji, mahasiswa diharapkan dapat mempersiapkan diri lebih baik sebelum ujian.
     Tujuan ujian skripsi adalah untuk memastikan bahwa skripsi Anda sudah memenuhi syarat sebagai laporan penelitian ilmiah.  Jadi fungsi penguji di sini adalah lebih sebagai kritikus daripada menguji kemampuan mahasiswa.  Standar yang dipakai penguji skripsi adalah kriteria mutu laporan ilmiah yang berlaku secara universal.  Kriteria ini terbuka untuk umum dan seharusnya sudah diketahui oleh mahasiswa sejak ia akan memulai penelitian untuk penulisan skripsi mereka.  Jadi, isi artikel ini bukanlah semacam bocoran ujian skripsi.
     Berdasarkan pengalaman sebagai pembimbing dan penguji skripsi, thesis dan disertas, berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang umumnya diajukan oleh penguji skripsi/thesis, atau disertasi:
  • Judul: Apakah judul Anda telah mencerminkan pertanyaan penelitian Anda?
  • Pertanyaan penelitian.  Ini adalah inti penelitian Anda.  Oleh karena itu pertanyaan penelitian ini amatlah penting.
  1. Apakah pertanyaan itu penting bagi pemecahan sebagian persoalan di masyarakat atau pengembangan ilmu pengetahuan?
  2. Apakah pertanyaan tersebut belum terjawab oleh peneliti lain?
  • Latar belakang penelitian: Apakah uraian Anda dalam latar belakang penelitian itu dengan jelas menunjukkan mengapa pertanyaan penelitian Anda itu penting sekali diketahui jawabannya?  Penting di sini bukan hanya penting bagi Anda (yang ingin segera menyelesaikan studi) tapi, terutama, bagi pemecahan masalah di masyarakat dan/atau di bidang ilmu pengetahuan.  Anda harus menunjukkan hal itu.
  • Signifikansi penelitian: Apakah pentingnya menjawab pertanyaan penelitian Anda itu?  (Secara rinci, ini mestinya sudah Anda kemukakan dalam latar belakang penelitian.  Di sini Anda hanya menegaskan kembali secara ringkas.)
  • Kajian pustaka yang relevan/terkait.  Tujuan bagian ini adalah untuk (1) membuktikan bahwa pertanyaan penelitian Anda benar-benar belum terjawab oleh eneliti lain dan/atau (2) memberikan penjelasan tentang teori yang Anda gunakan dalam menjawab pertanyaan penelitian Anda tersebut.  Oleh karena itu, pertanyaan yang biasa diajukan penguji adalah:
  1. Apakah uraian dalam bagian kajian pustaka ini telah membuktikan bahwa pertanyaan penelitian Anda tersebut belum terjawab oleh peneliti-peneliti lain yang juga meneliti topik Anda?  Apakah pengetahuan Anda tentang hasil-hasil penelitian sejenis itu cukup luas?
  2. Apakah penjelasan tentang teori yang Anda gunakan dalam penelitian itu jelas dan relevan dengan penelitian Anda (atau hanya sekedar memperbanyak halaman saja)?
  • Metode penelitian:
  1. Bagaimana cara Anda mengumpulkan informasi (data) untuk menjawab pertanyaan penelitian itu?  Apakah data itu dapat dipercaya (valid dan reliabel)?  Apakah penguji (pembaca) bisa mendapatkan gambaran yang rinci tentang bagaimana Anda melakukannya? 
  2. Bagaimana cara Anda menganalisa informasi (data) yang telah Anda kumpulkan itu?  Apakah analisa Anda itu dapat dipercaya (valid dan reliabel)?  Apakah penguji (pembaca) dapat bisa mendapatkan gambaran yang rinci tentang bagaimana Anda melakukannya?
  3. Apa hasil (kesimpulan) analisa Anda?  Apakah hasil (temuan/kesimpulan) itu konsisten dengan data dan analisa yang telah Anda sajikan?
  • Penyajian dan analisa data
    1. Apakah data yang Anda sajikan relevan dengan pertanyaan penelitian Anda?  Apa data tersebut Anda sajikan sehingga memudahkan pembaca memahaminya?  Apakah data tersebut memudahkan pembaca memahami cara berfikir Anda untuk sampai pada kesimpulan yang Anda ambil?
    2. Apakah analisa Anda relevan dan tepat untuk digunakan pada data Anda?  Apakah penyajian cara Anda menganalisa data tersebut memudahkan pembaca untuk memahami cara berfikir Anda sehingga sampai pada kesimpulan yang Anda tarik?
  • Kesimpulan/penutup
    1. Apakah kesimpulan terakhir Anda merupakan jawaban atas pertanyaan penelitian Anda? 
    1. Apakah saran yang Anda berikan sesudah kesimpulan itu didasarkan atas apa yang telah Anda tulis dalam bab-bab sebelumnya (terutama di bagian analisa atau diskusi)?
  • Diskusi.  Kadang-kadang mahasiswa juga diminta untuk membicarakan implikasi temuan/hasil penelitian itu dalam bagian tersendiri.  Dalam hal ini, mahasiswa diharapkan membicarakan bagaimana implikasi temuan/hasil penelitian itu bagi pemecahan sebagian masalah di masyarakat atau pengembangan pengetahuan (yang sudah diutarakan dalam latar belakang penelitian).  Oleh karena itu, pertanyaan yang biasanya diajukan penguji adalah ’bagaimana peneliti (mahasiswa) menunjukkan implikasi temuan penelitian itu bagi pemecahan sebagian masalah masyarakat atau pengembangan ilmu pengetahuan itu.’
  • Masalah teknis penulisan.  Penguji juga memperhatikan kejelasan uraian dan hal-hal teknis yang dapat mengganggu kemudahan pembaca memahami isi laporan penelitian (skripsi) Anda.  Hal itu mekiputi penomoran halaman, kesalahan ketik/eja, tanda baca, format laporan (sudah memenuhi ketentuan perguruan tinggi atau belum), tata bahasa, penggunaan istilah (kosakata), dsb.
     Itulah beberapa pertanyaan yang umumnya sering diajukan penguji skripsi guna memastikan bahwa skripsi Anda sudah memenuhi kriteria laporan penelitian ilmiah dan mudah difahami pembaca.  Semua jawaban atas pertanyaan ini harus tertulis secara lugas, jelas, dan rinci dalam skripsi Anda. Jangan hanya dijawab secara lisan dalam ujian.  Ingat, skripsi Anda akan diletakkan di perpustakaan agar dapat dibaca dan difahami orang lain tanpa kehadiran Anda.
Semoga bermanfaat dan selamat ujian.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More